Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Serahkan Tanda Kehormatan kepada Aparatur Berprestasi pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Jambi, 17 Agustus 2026 — Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pengadilan Tinggi Jambi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian aparatur peradilan. Salah satu rangkaian yang mendapat perhatian dalam upacara yang digelar di Lapangan Kantor Pengadilan Tinggi Jambi, Senin (17/08/2026), adalah penyerahan tanda kehormatan kepada aparatur yang telah menunjukkan pengabdian selama bertahun-tahun.
Penyerahan tanda kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Yang Mulia (YM) Surachmat, S.H., M.H. Momen tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti oleh jajaran pimpinan, hakim, aparatur sipil negara (ASN), serta keluarga besar Pengadilan Tinggi Jambi. Tanda kehormatan yang diberikan meliputi Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, Satyalancana Karya Satya XX Tahun, dan Satya Karya Dwiwindu. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas loyalitas, kedisiplinan, serta pengabdian para aparatur dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari lembaga peradilan.
Untuk Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, penghargaan diberikan kepada Abu Hanifah, S.H., M.H., aparatur pada Pengadilan Tinggi Jambi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas masa pengabdian yang telah dijalani selama tiga dekade dengan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas kedinasan. Sementara itu, Satyalancana Karya Satya XX Tahun diberikan kepada dua aparatur dari Pengadilan Negeri Jambi, yaitu Rima Haslinda, S.E. dan Ermiati Marlina Situmorang, S.H., M.H. Penghargaan tersebut menjadi simbol penghormatan atas pengabdian selama dua puluh tahun dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan peradilan.
Selain itu, penghargaan Satya Karya Dwiwindu diberikan kepada aparatur yang telah mengabdi selama enam belas tahun. Dari Pengadilan Tinggi Jambi, penghargaan diterima oleh Meliana Margaretha, S.E., M.H.; Sekar Wulan, S.Kom.; Indah Meigasari, S.Ak., S.E.; Ronal Afrizaldi, S.H.; dan Yulimar, S.E. Sementara dari Pengadilan Negeri Jambi, penghargaan Satya Karya Dwiwindu diberikan kepada Irse Yanda Perima, S.H., M.H.; Glorya Diesnatalina Renova, S.H., M.H.; Lisa Hariyati, S.Kom., M.Kom.; Rahmat Sahala Pakpahan, S.H., M.H.; Andy Graha, S.H., M.H.; Eka Merdeka Sari, S.Kom.; Anggie Stefanie, S.T.; Nurkumala Dewi, S.H.; Harmilina, S.H., M.H.; Dessy Anggraini, S.H.; Sigit Mutaf Akun, S.H.; Maria Sitepu, S.E.; Amelia Kristina NST, S.E., M.Ak., Ak.; dan Arif Budiman Jaya Anugrah, S.H., M.H.
Satu per satu penerima penghargaan maju untuk menerima tanda kehormatan dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jambi. Prosesi berlangsung sederhana namun penuh makna. Di hadapan seluruh peserta upacara, penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa setiap waktu, tenaga, dan loyalitas yang diberikan dalam menjalankan tugas negara memiliki nilai dan penghormatan tersendiri. Pemberian tanda kehormatan pada momentum Hari Kemerdekaan juga memiliki makna yang lebih luas bagi keluarga besar peradilan. Pengabdian yang berlangsung selama puluhan tahun bukan sekadar dihitung dari lamanya masa kerja, tetapi juga mencerminkan konsistensi dalam menjaga tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi Pengadilan Tinggi Jambi, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus mempertahankan dedikasi dan kinerja terbaik. Pada saat yang sama, penghargaan ini juga menjadi inspirasi bagi aparatur lainnya agar senantiasa bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan integritas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas. Momentum penyerahan tanda kehormatan tersebut akhirnya menjadi salah satu bagian yang paling bermakna dalam rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pengadilan Tinggi Jambi. Semangat kemerdekaan pun diterjemahkan dalam bentuk yang nyata: menghargai pengabdian, menjaga integritas, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga, masyarakat, bangsa, dan negara.









-
-
-
-










